TransparanNews, Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menarik perhatian dengan hadirnya lima perusahaan dan satu institusi pendidikan yang siap menggelontorkan investasi besar. Lima pemilik modal ini terdiri dari PT Balikpapan Ready Mix Nusantara, PT Berkah Bersinar Abadi, PT Brantas Abipraya (Persero), PT Puri Persada Lampung, dan Universitas Negeri Surabaya. Mereka secara resmi berinvestasi untuk pembangunan Kota Nusantara yang terletak di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Agung Wicaksono, mengungkapkan bahwa Kota Nusantara berhasil mendapatkan suntikan investasi swasta sebesar Rp1,2 triliun. Investasi ini akan digunakan untuk pembangunan sejumlah gedung dan infrastruktur di kawasan ibu kota baru tersebut.
“Perjanjian kerja sama untuk mempercepat pembangunan Ibu Kota Indonesia sudah dilakukan,” ujar Kepala OIKN, Basuki Hadimuljono. Ia menambahkan bahwa investasi swasta ini menunjukkan tingginya minat pelaku usaha dalam mendukung pengembangan Kota Nusantara sebagai pusat pemerintahan dan ekonomi baru di Indonesia.
Hak Tanah dan Hak Guna Bangunan untuk Investor
Dalam perjanjian kerja sama yang telah ditandatangani, para investor mendapatkan hak tanah dan hak guna bangunan yang disediakan oleh OIKN. Hal ini memungkinkan mereka untuk segera memulai pembangunan berbagai fasilitas di Kota Nusantara pada tahun ini. Selain itu, OIKN juga mengalokasikan lahan aset dalam penguasaan (ADP) untuk mempercepat proses pembangunan.
Dengan masuknya lima investor baru ini, Kota Nusantara diharapkan dapat berkembang lebih cepat dan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia. Investasi swasta yang terus mengalir menunjukkan optimisme terhadap prospek masa depan kota ini.
Masuknya lima perusahaan dan satu institusi pendidikan sebagai investor baru di Ibu Kota Nusantara menandai langkah maju dalam percepatan pembangunan kota ini. Dengan total investasi sebesar Rp1,2 triliun, berbagai fasilitas dan infrastruktur akan segera dibangun, menjadikan Kota Nusantara sebagai pusat pemerintahan dan ekonomi masa depan. Perjanjian kerja sama yang sudah ditandatangani menjadi bukti komitmen para investor dalam mendukung visi besar Indonesia untuk memiliki ibu kota yang modern dan berkelanjutan.